Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rio Waida dan 6 Fakta di Baliknya.

Rio Waida dan 6 Fakta di Baliknya.

“Keren! Pamor Surfing Tanah Air Naik Gegara Rio Waida”
Indonesia mengirimkan 2 surfer ke Olimpiade Tokyo, yaitu Rio dan Ketut. Rio terhenti dalam ronde 3 sehabis dihentikan surfer  tuan rumah peringkat enam global Kanoa Igarashi pada laga man-on-man pada Tsurigasaki Surfing Beach, 26 Juli. Sementara Ketut yang berangkat dengan status alternated athlete batal berlaga di Olimpiade karena surfer utama berkondisi baik untuk bertanding.

Meski tidak meraih medali Olimpiade Tokyo 2020, aksi Rio Waida berhasil menarik perhatian rakyat Indonesia.
Ketua Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) Arya Subyakto, menyebut Olimpiade membawa perubahan akbar bagi surfing Tanah Air. Menurutnya, masyarakat Indonesia tak sekadar mengetahui surfing menjadi olahraga prestasi namun kini juga memiliki atlet yang diidolakan, salah satunya Rio Waida.

Inilah 6 Fakta Seorang Rio Waida :
1. Rio Waida, atlet selancar berusia 21 tahun ini terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih pada Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.
2. Putra dari Muhamad Zaini & Kaoru Waida ini adalah blasteran Indonesia-Jepang.
3. Atlet kelahiran Saitama, 25 Januari 2000 ini merupakan peselancar Indonesia yang berprestasi.
4. Dalam pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, Rio mengenakan pakaian formasi Bali & Jepang.
5. Kedua orang tua Rio merupakan peselancar dan telah mengenalkan ombak semenjak kecil kepadanya.
6. Rio dan famili memutuskan pindah ke Pulau Dewata waktu berumur lima tahun. Meski begitu, Jepang telah misalnya rumah kedua baginya.

Post a Comment for "Rio Waida dan 6 Fakta di Baliknya."